Yang Setia

Sekadar Penghibur Hati

Showing posts with label Zikrullah Penenang Jiwa. Show all posts
Showing posts with label Zikrullah Penenang Jiwa. Show all posts

Monday, June 4, 2012

Pemergianmu




Kau masih tersenyum mengubat lara

Selindung derita yang kau rasa

Senyuman yang mententeramkan

Setiap insan yang kebimbangan

Hakikatnya, tak tertanggung lagi derita

Di pangkuan isterimu Humaira?

Menunggu saat ketikanya

Diangkat rohmu bertemu Yang Esa

Tangan dicelup di bejana air

Kau sapu di muka mengurangkan pedih

Beralun zikir menutur kasih

Pada umat dan akhirat

Dan tibalah waktu ajal bertamu

Penuh ketenangan jiwamu berlalu

Linangan air mata syahdu

Iringi pemergianmu

Oh sukarnya untuk umat menerima

Bahkan payah untuk Umar mempercaya

Tetapi iman merelakan jua

Bahawa manusia ?kan mati akhirnya

Tak terlafaz kata mengungkap hiba

Gerhanalah seluruh semesta

Walaupun kau telah tiada

Bersemarak cintamu selamanya

Ya Rasulallah

Kau tinggalkan kami warisan yang abadi

Dan bersaksilah sesungguhnya

Kami merinduimu

Saturday, May 26, 2012

Cahaya Hati




Allah engkau dekat penuh kasih sayang
Takkan pernah engkau biarkan hamba-Mu menangis
Karna kemurahan-Mu
Karna kasih sayang-Mu


Hanya bila diri-Mu
Ingin nyatakan cinta
Pada jiwa yang rela dia kekasih-Mu
Kau selalu terjaga yang memberi segala



Allah Rahman Allah Rahim
Allahu Ya Ghafar Ya Nurul Qolbi
Allah Rohman Allah Rahim
Allahu Ya Ghafar Ya Nurul Qolbi


Di setiap nafas di segala waktu
Semua bersujud memuji memuja asma-Mu
Kau yang selalu terjaga yang memberi segala



Setiap mahluk bergantung pada-Mu
Dan bersujud semesta untuk-Mu
Setiap wajah mendamba cinta-Mu cahaya-Mu



Yaa Allah Ya Rahman
Yaa Allah Yaa Alllah Yaa Allah
Ya Nurul Qolbi
Yaa Allah

Friday, May 18, 2012

Kasihku Abadi




Kamar hatiku, sekian lama 
Suram dan sepi, kekosongan 
Aku mencari insan sejati 
Untuk menemani hidupku 

Adam dan Hawa diciptakanNya 
Disemai rasa kasih sayang 
Agar bersemi ketenangan 
Dan kedamaian di hati 

Ku harap hanya keikhlasan 
Dan ku rindukan keramahan 
Aku inginkan kemesraan 
Berkekalan berpanjangan 

Mengasihimu, dikasihi 
Menyayangimu, disayangi 
Merindui dan dirindui 
Saling mengerti di hati 

Biar hilang kabus di wajahku 
Biar tenang resah di dadaku 
Terimalah serta kabulkan harapan ini 
Oh Tuhan 

Ku melafazkan kata penuh makna 
Bersaksi Tuhan yang Maha Pemurah 
Hidup mati jodoh pertemuan 
Ditentu Allah yang Esa 
Perkenankan hasrat di hatiku 

Moga impian kan dirahmati 
Dipertemukan serikandi 
Susah dan senang sama harungi 
Demi cinta yang hakiki 
Oh...

Sunday, February 19, 2012

Wanita



Kau digelar sebagai penyeri dunia

Hadirmu melengkap hubungan manusia
Bukan sahaja dirindui yang biasa
Malah Adama turut sunyi tanpa Hawa

Akalmu senipis bilahan rambut
Tebalkanlah ia dengan limpahan ilmu
Jua hatimu bak kaca yang rapuh 
Kuatkanlah ia dengan iman yang teguh

Tercipta engkau dari rusuk lelaki
Bukan dari kaki untuk dialasi
Bukan dari kepala untuk dijunjung
Tapi dekat dibahu untuk dilindung
Dekat jua di hati untuk dikasihi
Engkaulah wanita hiasan duniawi

Mana mungkin lahirnya bayangan yang lurus elok
Jika datangnya dari kayu yang bengkok
Begitulah peribadi yang dibentuk

Didiklah wanita dengan keimanan 
Bukannya harta ataupun pujian
Kelak tidak derita berharap pada yang binasa

Engkaulah wanita istimewa

Sedarilah insan istimewa
Bahawa kelembutan bukan kelemahan 
Bukan jua penghinaan dari Tuhan 
Bahkan sebagai hiasan kecantikan 

Tuesday, January 3, 2012

Kami Rindu Padamu....




Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kutatap wajahmu
'Kan pasti mengalir air mataku
Karena pancaran ketenanganmu

Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kukucup tanganmu
Moga mengalir keberkatan dalam diriku
Untuk mengikut jejak langkahmu

Ya Rasulallah, Ya Habiballah
Tak pernah kutatap wajahmu
Ya Rasulallah, Ya Habiballah
Kami rindu padamu

Allahumma sholli 'alaa Muhammad
Ya Robbi sholli 'alaihi wassalim

Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kudakap dirimu
Tiada kata yang dapat aku ucapkan
Hanya Tuhan saja yang tahu

Kutahu cintamu kepada ummat
Umati umati
Kutahu bimbangnya kau tentang kami
Syafa'atkan kami

Ya Rasulallah, Ya Habiballah
Terimalah kami sebagai umatmu
Ya Rasulallah, Ya Habiballah
Kurniakanlah syafa'atmu

Friday, December 30, 2011

Damba Kasih



Semakin jauh ku dari-Mu
Semakin dekat pula Kau menghampiri daku
Oh, Tuhan Yang Maha Pengasih
Siapalah diriku di pandangan-Mu

Semakin cuba ku dekati
Semakin kuat pula Kau mendugai aku
Oh, Tuhan Yang Maha Sempurna
Kerdilnya diriku di hadapan-Mu

Bagaimanakah nantinya tika berhadapan dengan-Mu
Sudikah Kau menerima hamba-Mu yang hina ini
Ya Allah Kau Maha Pengampun

Di bayangan mentari aku kealpaan
Dusta dunia penuh kepura-puraan
Di kala dini hari aku kepasrahan
Mendamba jernih embun kasih sayang-Mu Oh Tuhan

Andainya dihitung amalanku
Belum pasti dapat ku hampiri gerbang syurga-Mu
Oh Tuhan Yang Maha Pemurah
Hindari diriku dari siksa-Mu… Oh Tuhan

Kasih sayang-Mu Tuhan 
Itu yang ku dambakan 

Dengan rahmat-Mu ampunilah diriku..

Monday, December 26, 2011

Manusia Lupa



Whats up, Whats up
Manusia pelupa

Manusia lupa asal-usulnya
Dia tersangka, dia segalanya
Yang pelupa itulah namanya
Dan yang terleka itulah manusia

Ramai manusia tak kenal dirinya
Dijadikannya makhluk sempurna
Diuji sementara dimuka dunia
Bertanggung ia pada perlakuannya

Manusia lupa, manusia alpha
Manusia bersahaja,manusia leka
Manusia berlari mengejar mimpi
Apa yang dicarinya ternyata illusi

Manusia runsing bila ia prasangka
Semua sekeliling menjadi musuhnya
Manusia fikir mencipta sengketa
Moga ia beruntung darinya

Bila berjaya terdetik rasa bangga
Dilubuk hatinya pula ia bicara
Bermegah-megah dalam diam berkata
Lupa seketika pada penciptanya

Ramai manusia inginkan kebendaan
Biar pun caranya, cara kekerasan
Akhirnya dia tak tentu haluan
Bila ada saja yang hasad dengki memandang

Zahirnya tenang, batin haru biru
Itu nasibnya manusia menipu
Biarkan saja ku bersyukur selalu
Dan biarkan luncai terjun bersama labu

Satu nafaz, satu lafaz
Satu kalimah, satu syahadah
Kita terleka, terkelu lidah
Terkunci hati, diremote control
Rasa gila kuasa, rakus tamak haloba

Hei orang kita telah mencipta
Tuhan mereka mesin berhala
Hei orang kita memuja-muja
Si kotak sakti tidak bernyawa

Wahai penghuni penyewa alam semesta
Duhai jiwa termenung terpukau silau sihir dunia
Apakah masih buta tuli di dalam hati
Mestikah lagi menipu diri sendiri
Kiblat mu kini menjadi __________ 5 2 inci
Takwa mu pula _______ terhias indah terkunci rapi dalam almari kaca

Satu nafaz, satu lafaz
Satu kalimah, satu syahadah
______________________
Hapuskan haloba dan ingin
Nafsu dan mahu, terlepas waktu, terabaikan mu
Sehingga tidak ku rasa kering nafasmu
Harap kau begitu dekat dengan jantungku
Kau pujuk diriku ketika menyeru manakala aku selalu melupakan mu

Satu nafaz, satu lafaz
Satu kalimah, satu syahadah
Satu lafaz awal pertama menyambut keagungan semesta dengan zikir ibadah

Tuesday, December 20, 2011

Setanggi Syurga



Percaya kata janjiMu 
Kerna ku yakin apa di genggamMu 
Keharuman setanggi syurga 
Bukan kilauan sebilah belati 

Tersiksa jiwa merindu 
Bagai terkurung dibasah tengkujuh 
Kewangian aroma bunga 
Tak menggugah keteguhan iman 

Cinta tak pernah terbunggar dan terlebur 
Pada redup renung mata yang menipu 
Tuntas ku mendaki 
Puncak cinta teragung 

Izinkan aku melafazkan kata 
Bicara hati yang mudah diterjemah 
Betapa aku gerun pada teduh untuk bernaung 
(Kerna awan itu rapuh) 

Bahagia buat mereka 
Yang bertemu cinta yang teragung 
Yang membawa ke syurga hakiki dan abadi 

Dendam tak marak menyala dan membakar 
Oleh putih salju yang berguguran 
Kerna dosa itu 
Lebih hitam dan kelam 

Ku anyam rindu menjadi hamparan 
Kerna ku pasti adanya pertemuan 
Di sana nanti bukti cinta suci dilafazkan 
Tak bertemu pengucapan 

Percaya kata janjiMu 
Kerna ku yakin apa di genggamMu 
Keharuman setanggi syurga 
Bukan kilauan sebilah belati 

Kata janjiMu... 
Seharum setanggi syurga 

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...